Mengaku Tidur Sambil berjalan Saat Perkosa Seorang Gadis Apr 4th 2012, 04:17 Di London Inggris, seorang pemuda diseret kepengadilan lantaran memerkosa seorang gadis saat berlibur di Portugal. Pemuda tersebut dalam pembelaannya mengaku tidak ingat apa-apa, dia juga mengatakan saat itu dirinya tidur sambil jalan. Seperti dilansir oleh The Sun (30/03/2012) sebelum kejadian Zack Thompson (20) pria pemerkosa tersebut serta rekan-rekannya, dan korban juga sedang berlibur ke Albufeira, Portugal, pada 12 September 2009 lalu. Pada saat itu, Thompson masih berusia 18 tahun dan korban berusia 17 tahun. Di persidangan, Thompson mengakui dirinya tengah mabuk saat kejadian dan dia tidak bisa mengingat apapun setelah mabuk. Sebenarnya Thompson tidak membantah bahwa dirinya telah melakukan pemerkosaan. Tapi dia juga enggan untuk bertanggungjawab atas perbuatannya. Dia mengatakan saat itu dia tengah tertidur sambil berjalan. Dalam sidang tersebut, Thompson terus mempertahankan pembelaannya. Tapi Jaksa tetap percaya bahwa Thompson melakukan pemerkosaan tersebut dalam kondisi sadar. Menurut penelitian Profesor Mark Pressman, seorang psikolog asal Amerika Serikat (AS) dan juga merupakan ahli gangguan tidur menyatakan bahwa perilaku Thompson tidak mencerminkan karakter seseorang yang menderita gangguan tidur, apalgi tidur sambil berjalan. Dan ini merupakan bukti kuat untuk jaksa. Setelah mendengar argumen jaksa tersebut Thompson akhirnya menarik pernyataannya. Dan dalam persidangan di Pengadilan Tinggi Nottingham, Hakim John Milmo memvonis enam tahun penjara terhadap Thompson karena terbukti bersalah. | |